Gawat Siantar Marak Judi, GMPH Minta Kapolres Mundur


Foto: Kantor Kapolres Pematang siantar
SUARA INDEPENDEN. COM,  SIANTAR- Marakanya perjudian yang berkedok permaianan ketangkasan di kota pematangsiantar di anggap sudah mencapai titik meresahkan masyarakat, kendati begitu aparat penegak hukum seperti pihak kepolisian yang ada di siantar diduga tidak dapat berbuat banyak untuk menutup atau meminimalisirnya.

Berangkat dari hal itu, Gerakan Muda Peduli Hukum Sumatera Utara beserta sebahagian komponen masyarakat kota pematangsiantar akan menggelar aksi damai di. Mapolres Pematang siantar dan mapolda sumatera utara pada Senin dan Rabu 7 dan 9/8/2017  pekan mendatang.

"Minggu depan kita akan gelar aksi di polda dan di polres, sudah cukup resah masyarakat siantar di buat judi yang berkedok permainan ketangkasan contoh nya yang di komplek SBC, Mega Land dan Jalan Kartini "Kata Agus Setiawan Kordinator Aksi GMPH, Jumat 4/8/2017.

Menurut pihaknya, aksi ini dilakukan karena di nilai polres pematangsiantar terkesan diam dan tutup mata atas operasinya perjudian yang berkedok permainan ketangkasan tersebut.

"Jadi dalam aksi nanti di polres siantar salah satu tuntutan kita meminta Kapolres siantar untuk mundur dari jabatan bila tidak mampu menutup lokasi perjudian ketangkasan tersebut, kemudian untuk di polda tuntutan kita meminta kapolres di copot dari jabatannya dan meminta polda turun tangan langsung menutup lokasi judi" Terang Agus.

Masih kata agus, mengapa hal ini di bawa sampai ranah polda karena pihaknya sudah tidak percaya dengan polres pematangsiantar untuk nangani ini, bagaimana tidak selama ini telah banyak masyarakat yang komplen melalui lembaga2 namun sampai saat ini tidak di indahkan, malah cukong judi malah tertawa lebar.


Sabtu, 05 Agustus 2017
Jurnalis: Asso
Editor: Budi